Home » , , , , » Share Cara Mengatasi Gagal Booting Windows di Laptop atau PC

Share Cara Mengatasi Gagal Booting Windows di Laptop atau PC

Ada banyak kasus laptop atau pc error meskipun tidak semua kasus kerusakan atau error bukan dari system, tapi yang bisa kita atasi sendir adalah kerusakan sistemnya, tidak perlu dibawa ke tempat services denga sedikit tutorial dibawah, kecuali pc atau laptop rusak pada perangkat atau hardware tentu harus ada yang dibongkar atau diganti komponen, ini  lumayan berat. Tapi kerusakan karena system saya rasa dengan sedikit panduan akan terasa cepat dipraktekan olah pengunjung.

Salah satu kerusakan system yang paling sering dijumpai dan ditanyakan oleh pengunjung adalah, mengatasi komputer gagal booting. Maka dari itu, jurnalsutarto.info mencoba share cara mengatasi komputer atau laptop yang gagal booting.
Cara Mengatasi Komputer yang error saat booting dan loading windows melakukan looping serta restart berulang kali merupakan topik yang akan saya bahas. Ketika kita menggunakan software yang tidak sesuai tentu akan membuat sistem mengalami kesulian untuk mencocokkannya dengan perangkat keras (hardware).

Beberapa penyebab gagal booting dan hanya bisa masuk ke BIOS :
  1. Menggunakan Activator Windows 7 yang tidak sesuai.
  2. Memakai aplikasi Windows 7 Loader yang tidak sama dengan tipe Motherboard dan sistem komputer kalian.
  3. Proses uninstalling yang tidak selesai seperti Uninstall Deep Freeze. 
  4. Terinfeksi oleh virus Sality atau lainnya.
  5. Saat proses pengupdatean mesin Windows Update, tiba tiba komputer mati, listrik padam / mati lampu, deep freeze terbuka kemudian tertutup lagi sehingga proses update tertunda dan berulang ulang.
  6. Mengganti salah satu komponen Registry pada regedit.exe di HKEY LOCAL MACHINE atau terjadi corrupt.
  7. Proses Kegagalan Booting karena tingkat kepanasan dari hardware atau terjadi crash Master Boot Record (MBR).
This is generally most useful if you’ve broken something and there’s a boot loader error, or if you have made the mistake of installing an older version of Windows on the same PC that already has Windows 7 which wipes out the boot loader.

Permasalahan diatas sebenarnya dapat diselesaikan tanpa harus melakukan install ulang. Langkah awal adalah dengan cara Masuk ke bagian Safe Mode dan lakukan pengubahan terhadap apa yang anda lakukan sebelumnya sebelum masalah tersebut terjadi.

Cara Masuk ke Safe Mode :
  • Restart komputer, laptop, atau notebook anda.
  • Setelah muncul BIOS atau tampil merk tipe dan nama laptop anda, tekan F8 secara berulang ulang.
  • Maka akan muncul panel yang berisi banyak menu.
  • Pilih Safe Mode, jangan pilih Safe Mode Networking atau Safe Mode with Command Prompt.
Apabila belum dapat terselesaikan juga, saatnya melakukan langkah yang sedikit rumit lagi. Pada proses ini, anda membutuhkan kaset CD/DVD Operating System Windows 7 bisa asli atau tidak. Hal yang terpenting adalah harus memiliki kesamaan tipe seperti Ultimate, Professional, Home Basic, Startup, Enterprise, dll.

Tidak hanya CD/DVD, jika anda mempunyai installer di flashdisk, itu juga bisa digunakan.

Agar windows anda dapat berjalan dengan normal dan tidak looping terus dapat mengikuti cara berikut :
  1. Hidupkan komputer atau laptop anda.
  2. Pada saat muncul tampilan BIOS, tekan F12 atau F2 untuk merubah setting Booting. Tampilan BIOS contohnya adalah merk Processor dan Motherboard anda seperti ASUS,Toshiba,HP, dll.
  3. Masukkan CD/DVD Master Windows 7 / Vista / XP anda.
  4. Kemudian pada panel BIOS, pilih BIOS Configuration untuk mengubah First Boot menjadi ke CD/DVD. Sedangkan jika anda menggunakan flashdisk yang berisi OS Windows ubah First Boot menjadi USB.
  5. Ganti First Bootnya dari Harddisk ( SATA ), menjadi CD /DVD dengan cara tekan enter lalu pilih. Atau gunakan F5 untuk menurunkan posisinya.
  6. Setelah itu, tekan F10 untuk melakukan SAVE. Restart komputer anda, biasanya otomatis.
  7. Setelah di restart akan muncul tulisan ' Press Any Key From Boot to CD/DVD . . . ' Tekanlah tombol apapun pada keyboard anda, contoh tanda panah atas bawah kanan kiri.
  8. Maka akan masuk ke installer Windows, lalu pilih Repair Your Computer.
  9. Tunggu beberapa saat, karena komputer akan melakukan cek sistem terlebih dahulu. Click Next.
  10. Selanjutnya akan muncul jendela task yang memiliki 5 pilihan bagi anda. Anda dapat mencobanya satu persatu dari atas kecuali opsi Windows Memory Diagnostics.
    Note : Pilih Startup Repair jika Windows anda masih normal. Jika Anda pernah melakukan backup silahkan pilih System Restore. Jika anda pernah melakukan restore point image, pilih System Image Recovery. Jika tidak keduanya pilih opsi Command Prompt.
    repair computer
    system recovery option
    system recovery option startup repair
    system recovery option startup repair searching
  11. Untuk opsi terakhir yaitu menggunakan Command Prompt maka akan muncul kotak berwarna hitam seperti cmd / dos. Jangan takut terhadap tampilan ini, karena masalah diatas akan segera selesai.
  12. Ketik DIR C:
    Ini untuk memanggil semua data yang ada pada Local Disk C khususnya sistem agar dapat diakses dan diperbaiki.
  13. Ketiklah salah satu opsi di bawah ini, mulailah dari yang paling atas terlebih dahulu. Lalu tekan ENTER. Jadi ketiknya satu persatu tidak sekaligus.
    bootsect.exe/nt60 c:

    bootsect.exe/nt60 all

    bootrec /fixmbr

    bootrec /fixboot

    bootsect /nt60 all /force /mbr
repair windows dengan cmd
repair windows dengan cmd
Jika anda telah menemukan tulisan 'The operation completed succesfully' silahkan restart komputer. Jangan menulis semua perintah eksekusi diatas.

Contoh hasil pengembalian boot sector ke default :

Jika telah melakukan semua perintah diatas, namun tidak ada yang berhasil, maka lakukan pemulihan pertama yaitu Startup Repair.
Catatan :

Anda harus mengubah First Boot kembali ke Harddisk jika sudah selesai perbaikan. Atau anda tidak perlu menekan tombol apapun ketika muncul tulisan 'Press any key from boot to CD/DVD...' Hanya saja akan membuat lama proses loading Windows anda.

Cara diatas 90% berhasil untuk cara mengatasi booting yang error di windows atau tidak dapat masuk windows dan hanya bisa ke BIOS. Jika tidak berhasil, anda harus melakukan install ulang .

Artikel ini mungkin berguna bagi pengunjung yang datang untuk melakukan pencarian :

cara mengatasi gagal booting windows 7
cara mengatasi windows boot manager
cara mengatasi windows error
cara mengatasi windows activation
cara mengatasi windows update
cara mengatasi windows not genuine
cara mengatasi windows 7 not genuine build 7601
cara mengatasi windows xp not genuine
cara mengatasi windows 7 not genuine tanpa software
cara mengatasi windows error recovery

Bagaimana sudahkah Anda mempraktekan cara mengatasi gagal booting windows diatas? Kalau ada kendala, kita share dan bicarakan di sini saja, biar lebih seger jangan lupa es dawetnya +1 aja biar yang seger makin buger.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Jurnal Sutarto

1 comments: