Share Pengalaman Instal Ulang Windows 7 64bit

Rabu, 26 Agustus 2015, saya lupa baru update lagi postingan ini, maklum lah sekarang lagi hobi ngeblog Inggris juga di blog lain, ya mudah-mudahan aja semua keurus gak ada yang dilupain. 

Rabu siang saya dapat telpon dari temen saya, ada laptop Acer 4755 yang lupa password Administrator-nya. "Bisa diakalin gak?" kira-kira begitulah.
Saya belum pernah ngalamin kasus lupa password laptop, pc, tapi gak apa-apa lah, sekalian nambah pengalaman. Jadilah laptop itu dibawa ke tempat saya.

Ada yang aneh sama Windows yang lupa password, ribet bener. Sudah satu jam lebih otak-atik pake cara dari blog ini, blog itu, hasilnya sama saja, NIHIL

Saya cuma ngandelin googling doang sih, hehehe.. Tapi saya tidak berhasil medapatkan gambaran apapun tentang clue passwordnya dari yang punya laptop.

Njjiirr.. lupa password apa emang gak tau passwordnya ya?

Akhirnya, saya memutuskan, "Instal ulang saja, ya?" bukannya nyerah, tapi saya juga aslinya sedang menggarap artikel untuk blog Inggris saya yang udah lama jatuh tempo, ya ini bukan saatnya eksperimen, harus segera dieksekusi.

"Ya gak apa-apa, toh datanya juga gak kepake lagi"

Deal, instal ulang.

Seperti biasa, flash disk andelan dan emang satu-satunya :) saya keluarkan dari laci. Tapi ya ampun, ini udah merah --udah penuh kapasitasnya-- gimana mau dipake buat installer Windows 7?

Format dulu flash disknya ini  sih.

Format selesai, langsung isi pake Windows 7 Ultimate 32bit. "Nunggu 20 menit, bos" Saya biasa pake Win to Flash buat bikin bootable flash disk. Orangnya mungki udah kelamaan akhirnya ditinggal, dia janji mau balik lagi ba'da Maghrib. It's ok. 

Masalah beres? Tidak!

Flash disk installer tidak terbaca, lagi-lagi ada problem ditengah eksekusi instal ulang, saya coba sekali lagi bikin bootable flash disk, tetap saja mentok.

Dengan berat hati, saya keluarkan DVD installer Windows 7 Home Premium 64bit. Jujur saja, setiap instal Windows 7 64bit saya merasa berat hati, bukan apa-apa kebanyakan aplikasi pendukung dan driver yang saya miliki kebanyakan formatnya 32bit, kadang bisa kadang gak.

Apa yang terjadi selanjutnya, saya yang sudah mengira waktu eksekusi ini segera berakhir ternyata meleset.
Hard disk laptop yang saya mau instal formatnya MBR dan Windows 7 64bit menolaknya, harus diformat dulu ke type GPT. Ya ampun.

Batal instalasinya, lanjut ke format hard disk dulu. Gak apa-apa lah, pengalaman saya bertambah lagi. Kebetulan saya lupa ambil screen shoot saat format hard disk dari MBR ke GPT, tapi saya masih ingat langkah-langkahnya. --Sebelumnya saya minta maaf, kalau screen shoot yang saya pajang disini adalah hasil save image dari google--

Tujuan utama saya share di Jurnal Sutarto adalah untuk pembelajaran kita semua dan menjadi pengingat saya, karena kapasitas memory otak saya terbatas kalau tidak di dokumentasikan.

Langkah pertama, saya lakukan nyaris seperti ritual instal ulang Windows 7 pada umumnya. Mulai dari setting Boot Priority, sampai terbuka halaman seperti ini :

Bedanya saya klik pada Repair your computer, bukan Install now seperti biasa. Nah biarkan saja prosesnya berlangsung, sampai ada warning lalu cancel, maka bisa dapat gambaran seperti ini :
Langkah penting kita dimulai saat ini, disini banyak langkah bahasa CMD yang sedikit rumit tapi kalau tekun dan teliti bisa juga dilalui oleh semua orang.
  • Setelah muncul layar hitam ketik DISKPART, lalu Enter
  • Selanjudnya ketik LIST DISK, Perintah ini untuk menampilkan jumlah harddisk di leptop tau PC anda. Jika hanya terdapat 1 harddisk maka akan tampil seperti berikut :
  • Pilih harddisk yang akan kita convert. Contoh : Jika Disk 0 yang akan anda convert ketik SELECT DISK 0 lalu Enter
  • Kemudian Ketik CLEAN lalu Enter.
  • Selanjutnya tinggal ketik CONVERT GPT
Kalau sudah berhasil seperti convert MBR ke GPT, selanjutnya urusan instal ulang Windows 7 64bit bisa dengan leluasa dieksekusi.

Sekian share saya mengenai instal ulang Windows 7 64bit yang terkendala MBR, GPT. Semoga sharing ini ada manfaatnya untuk pembaca. Terima kasih atas kunjungannya.